3 comments

TEKNIK KASTI

Published on Wednesday, 20 March 2013 in



KASTI

PERALATAN DALAM PERMAINAN BOLA KASTI
·       Lapangan
Ukuran yang terbesar ialah 30 x 60 M. dengan ruang pemukul dan ruang bebas menjadi 30 x 65 M. ukuran terkecil 30 x 45 M. dengan ruang pemukul dan ruang bebas menjadi 30 x 50 M. ukuran yang besar untuk anak-anak besar, sedang ukuran  yang kecil untuk anak-anak kecil atau anak-anak perempuan.
Semua garis batas dinyatakan dengan kapur, atau tali, atau bilah. Dapat juga dengan cara menggali tanah dengan ketentuan tidak lebih dari 3 cm. pada keempat sudut lapangan dan pertengahan garis samping di pasangkan bendera. Tinggi tiang bendera sekurang-kurangnya 1.50 M dari tanah. Dalam pertandingan, di luar garis (batas) harus ada tanah kosong yang lebarnya sekurang-kurangnya 5 M, sedang untuk di luar garis sebelah kiri 10 M. penonton harus berada di luar tanah kosong tersebut.
·       Kayu Pemukul
Kayu pemukul terbuat dari kayu yang panjangnya antara 50-60 cm. Penampang bulat telor (oval), lebarnya tidak lebih dari 5 cm, dan tebalnya 3,5 cm. Panjang pegangan antara 15-20 cm, tebal 3 cm, dan boleh dibalut.
Kayu pemukul dapat berbentuk bulat panjang, dengan tebal antara 3,5-4 cm, dan panjang bagian pegangan sama yang tersebut dahulu. Kayu pemukul tidak boleh diganti dengan logam atau benda lainnya. Setiap regu dibenarkan menggunakan  kayu pemukul nya masing- masing, asal memenuhi syarat yang tersebut di atas.
·       Bola
Bola yang dipergunakan adalah bola kasti, yang terbuat dan karet atau kulit, ukuran lingkaran antara 19-20 cm, dan beratnya antara 70-80 gram. Bola yang terlalu tinggi pantulan nya seperti bola tenis tidak baik untuk kasti. Yang terbaik tidak ten]alu kenyal dan tidak terlalu keras.


ATURAN BERMAIN DALAM PERMAINAN BOLA KASTI

·       Lama bermain
Lama pertandingan kasti sekurang-kurangnya 2 X 20 menit dan selama-lamanya 30 menit, tidak terhitung waktu istirahat 10 menit.
·       Regu
Setiap regu terdiri atas 12 orang pemain. Salah seorang ditunjuk menjadi pemimpin (kapten) regu. Semua pemain memakai nomor dada yang tampak dengan jelas. Sebelum pertandingan dimulai, kapten regu menyerahkan daftar nama-nama pemain dengan nomor urutnya kepada wasit. Giliran memukul bola berdasarkan urutan nomornya. Selama pertandingan urutan nomornya tidak boleh diubah. Wasit membolehkan adanya penggantian seorang pemain.

·       Wasit
Wasit memimpin pertandingan. Ia harus memegang teguh aturan-aturan main dan menjaga agar aturan-aturan diikuti dengan seksama oleh pemain-pemain. Petunjuk dan keputusannya adalah mutlak hams ditaati.
Nilai-nilai dicatat oleh seorang penulis yang dibantu oleh seorang, dan di bawah pengawasan Wasit. Penulis dan pembantu nya berdiri di luar lapangan, dekat dengan batas antara ruang pemukul dun ruang bebas.
·       Tempat pemain
Sebelum pertandingan dimulai, diadakan undian oleh wasit untuk menentukan regu mana yang akan menjadi regu pemukul atau regu lapangan. (Undian dapat pula dengan suit).
·       Regu pemukul
Regu pemukul berkumpul di dalam ruang bebas. Setelah dipanggil nomornya oleh penulis, pemukul mengambil tempat di dalam bujur sangkar tengah, dan siap untuk memukul.
·       Regu lapangan
Anggota regu lapangan menempati tempatnya yang telah ditentukan sebelumnya oleh pemimpin regu. Mereka dibenarkan berdiri di mana saja di luar atau di dalam lapangan, dengan ketentuan :
1.  Tidak boleh berdiri di ruang bebas,
2.  Tidak boleh ada pemain lain di dalam ruang pemukul, kecuali pelambung dan pembantunya,
3.  Jalan lurus dan ruang pemukul ke tiang pertolongan tidak boleh dirintang.
·       Peringatan
Bila pemukul menunjuk suatu tempat lambungan bola, pelambung harus memenuhinya. Bila pemukul tidak menunjuk tempat lambungan, bola yang memenuhi syarat harus dipukul. Pemukul tidak boleh meminta lambungan bola di luar (melewati garis pukul) ruang pukul.
·       Banyaknya pukulan
Setiap anggota dan regu pemukul hanya berhak atas : satu pukulan saja. Pembebas adalah pemain dan regu pemukul yang mendapat giliran memukul pada saat anggota regu lainnya sedang berdiri di dalam lingkaran tiang pertolongan atau tiang bebas. Ia mendapat hak memukul 3 kali.
·       Mendapat Nilai
Seorang pemukul akan mendapat nilai 2, bila ia dapat lari dari ruang pemukul ke tiang bebas dan kembali ke ruang bebas dengan selamat, atas pukulannya sendiri.
Jika perjalanan kembali ke ruang bebas dilakukan dalam 2 atau 3 bagian dengan selamat dan pukulannya betul, maka pelari akan mendapat nilai 1.
Setiap anggota regu lapangan akan mendapat nilai 1 bila dapat melakukan satu kali tangkap bola. Bila pada akhir pertandingan jumlah nilai kedua regu sama besar, maka regu yang mendapat nilai lari terbanyak yang dinyatakan menang.
·       Meninggalkan  ruang bebas
Keluar dan ruang bebas dengan maksud akan turut bermain (ada dugaan akan terjadi pertukaran tidak bebas), tidak dibenarkan. Hukuman atas pelanggaran ini, dinyatakan “pertukaran bebas”.
·       Bola Tangkap
Setiap bola yang terpukul dan dapat ditangkap oleh pemain lapangan sebelum mengenai tanah, dinyatakan sebagai bola tangkap, dan penangkap mendapat nilai 1.

TEKNIK DASAR DALAM PERMAINAN BOLA KASTI

Agar dapat bermain kasti dengan baik kita dituntut menguasai teknik dasar bermain kasti. Adapun teknik dasar permainan kasti ada 3, yaitu teknik melempar, menangkap, dan memukul bola.
·       Teknik Melempar Bola
1)    Melempar Bola Menyusur Tanah
Cara melakukan:
a.  Bola dipegang pada pangkal ruas jari tangan
b.  Posisi badan membungkuk
c.   Ayunan lengan belakang ke depan melalui bawah
d.  Bola dilempar menyusur tanah ke sasaran
2)    Melempar Bola Mendatar
Cara melakukan:
a.     Bola dipegang pada pangkal ruas jari tangan, diantara jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Sedangkan jari kelingking dan ibu jari mengontrol bola agar tidak jatuh
b.     Badan condong ke belakang, ayunan lengan dari bawah ke atas
c.     Bola dilempar mendatar setinggi dada ke arah sasaran
3)    Melempar Bola Melambung
Cara melakukan:
a.     Bola dipegang pada pangkal ruas jari tangan, diantara jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Sedangkan jari kelingking dan ibu jari mengontrol bola agar tidak jatuh
b.     Badan condong ke belakang, ayunan lengan dari bawah ke atas
c.     Melempar dengan tangan terkuat. Apabila melempar dengan tangan kanan, maka kaki kiri berada di depan, begitu sebaliknya.
d.     Bola dilempar melambung diikuti gerakan lanjutan dengan melangkahkan kaki k;belakang ke depan.
e.     Pandangan mata ke arah sasaran lemparan
4)    Melempar Bola Memantul Tanah
Cara melakukan:
a.    Posisi kaki ditekuk dan badan condong ke depan
b.    Ayunan lengan ke arah depan bawah
c.    Bola dilempar memantul tanah ke sasaran
d.     
·       Teknik Menangkap Bola
1)    Menangkap Bola Mendatar
2)    Menangkap Bola Melambung
3)    Menangkap Bola Menyusur Tanah
4)    Menangkap Bola Memantul Tanah
Cara melakukan 4 teknik ini pada dasarnya sama, yaitu
a.    Pandangan mata tertuju pada arah datangnya bola
b.    Menangkap dengan kedua tangan dengan kedua telapak tangan dibuka membentuk setengah bola
c.    Saat perkenaan bola pertama dengan telapak tangan, diikuti sedikit tarikan tangan ke belakang.

·       Teknik Memukul Bola
Cara melakukan:
a.    Pegang alat pemukul di bagian yang lebih kecil dengan satu tangan
b.    Berdiri menyamping sehingga pelambung  berada di samping kiri pemukul
c.    Kedua kaki dibuka selebar bahu
d.    Letakkan alat pemukul di atas bahu sebelah kanan dengan siku tangan yang memegang alat pemukul ditekuk
e.    Pandangan ke arah pelambung dan datangnya bola
f.     Ayunkan alat pemukul dengan meluruskan siku disertai lecutan pergelangan tangan saat bola dalam jangkauan pukulan
g.    Diikuti gerakan lanjutan dengan melangkahkan kaki belakang ke depan

Spread The Love, Share Our Article

Related Posts

3 Response to TEKNIK KASTI

Anonymous
29/04/2013, 07:48

sipp

Anonymous
29/04/2013, 21:15

atur nuhun agan

07/10/2014, 19:51

thanks

Add Your Comment